Rps 2_Suspensi

Sukralfat merupakan obat antiulser yang dapat memberikan sifat netralisasi tetapi tidak dapat digolongkan menjadi kelompok antasida, meskipun mengandung aluminium hidroksida sebanyak 19 % 

Temukan saya pada menit 6:50 - 8:50

https://youtu.be/SIAJ3xw0GiU?si=6vBg0RXaBxWkK8tZ

Komentar

  1. dari video yang diatas, disebutkan penyimpanan pada obat suspensi ituu adalah dengan kondsi tertutup rapat, bagaimana suhu penyimpanan pada obat suspensi itu dan apabila obat itu tersimpan ditempat yang suhu nya tinggi atau tidak sesuai dengan kestabilannnya, apakah berpengaruh terhadap khasiat farmakologisnya?

    BalasHapus
  2. dari sumber yang saya dapatkan pada Buku Ajar Preskripsi: Obat dan Resep Jilid.
    Iyaa, karena penyimpanan obat yang tepat berpengaruh pada stabilitas obat yang akan digunakan. Obat harus disimpan untuk menjaga dari pengaruh kelembapan udara, suhu dan sinar atau cahaya matahari. Maksud disimpan dengan wadah tertutup baik yaitu harus dapat melindungi isinya terhadap masuknya bahan padat dan mencegah kehilangan bahan selama penanganan, pengangkutan, penyimpanan dan pendistribusian. Wadah tertutup rapat harus dapat melindungi isinya terhadap masuknya bahan Cair, bahan padat atau uap. selain itu wadah tertutup rapat harus mampu mencegah kehilangan merekat, mencair atau menguatnya bahan selama penanganan,pengangkutan dan pendistribusian dan harus dapat ditutup kembali.

    BalasHapus
  3. Berdasarkan video diatas disebutkan sukralfat merupakan obat antiulser yang dapat memberikan sifat netralisasi. Dari sumber yang saya baca, proses netralisasi ini dapat ditingkatkan dengan melakukan proses pemanasan atau kalsinasi. Proses kalsinasi ini dapat mempengaruhi sifat-sifat dari sukralfat itu sendiri. Pertanyaan saya, bagaimana pengaruh dari proses kalsinasi pada sukralfat itu sendiri?

    BalasHapus
  4. Dari sumber yang saya dapatkan pada Jurnal Analisis Sukralfat Pasca Kalsinasi Untuk Obat Sitoproteksi Pada Mukosa Lambung, Jurnal Sains Materi Indonesia.
    Kalsinasi dapat mengubah karakter suatu zat padat, maka pengaruh kalsinasi ini terhadap perubahan karakter Sukralfat perlu dilakukan dan dipahami. Nah proses kalsinasi ini merupakan proses yang Endotermik, panas ini diperlukan untuk melepas ikatan kimia dari kristal air dengan panas pada suhu tertentu, maka atom atom yang berikatan akan bergerak bebas yang menyebabkan terputusnya ikatan kimia. Kalsinasi ini juga dapat menyebabkan perubahan struktur maupun fungsi suatu zat akibat adanya Dekomposisi termar, sehingga terjadi perubahan ukuran serbuk atau dapat juga terjadi pembentukan struktur kristal yang baru. Tujuan dari kalsinasi ini yaitu untuk memahami pengaruh suhu kalsinasi terhadap kemampuan sukralfat di dalam menetralisasi dan mempertahankan PH lambung, juga dapat meningkatkan Kualitas Mukoadhesif dari sukrosa tersebut, sehingga diharapkan dapat diperoleh suhu kalsinasi yang paling optimum untuk mendapatkan karakter yg sulfat.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. dikatakan bahwa sukralfat memiliki sifat netralisasi tapi berdasarkan sumber yang saya baca baahwa sukralfat bekerja dengan efektif hanya bila dalam kondisi asam lalu bagaimana yang dimaksud dengan memiliki sifat netralisasi itu?

    BalasHapus
  7. sukralfat merupakan obat antiulser yang dapat memberikan sifat netralisasi tetapi tidak dapat digolongkan menjadi kelompok antasida. sukralfat hanya bekerja bila kondisi asam, karena sukralfat memiliki kondisi keasaman gaster dengan pH < 4, dan sukralfat membentuk gel polimer dengan mukus. gel ini diyakini dapat mengurangi degredasi mukus serta membatasi difusi ion hidrogen. selain itu, sukralfat menstimulasi produksi mukus dan bikarbonat serta prostaglandin.

    BalasHapus

Posting Komentar